Desa Tendakinde
Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo
Wakili Bupati Nagekeo Asisten Tiga Hadiri Syukuran Pesta Perak Desa Tendakinde
Puncak perayaan syukur 25 tahun (Pesta Perak) Desa Tendakinde, Kecamatan Wolowae, berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (05/01/2026). Bertempat di halaman Kantor Desa Tendakinde, acara ini dihadiri Bupati Nagekeo yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setda Nagekeo.
Momentum bersejarah ini juga turut dihadiri Bupati Nagekeo periode 2018-2023, dr. Johanes Don Bosco Do; Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo, Shafar, SE; Wakil Ketua II DPRD Nagekeo, Yohanes Siga; Camat Wolowae beserta unsur Forkompimcam; Kepala Dinas Kominfo; serta para tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat setempat.
Acara syukuran diawali dengan Misa Syukur yang dipimpin Vikaris Episkopal (Vikep) Mbay, RD. Asterius Lado. Dalam khotbahnya, Romo Aster menekankan bahwa usia 25 tahun merupakan momentum penting untuk pembaruan diri. Masyarakat diajak untuk senantiasa hidup dalam integritas dan semangat kebersamaan sesuai semboyan Kabupaten Nagekeo: To’o Jogho Waga Sama.
Usai Misa Syukur, dilakukan Ritus Pemberkatan Kantor Desa Tendakinde sebagai simbol dedikasi aparatur desa dalam melayani masyarakat di usia desa yang kian matang.
Bupati Nagekeo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi Umum, Silvester Teda Sada, S.Fil, menyampaikan bahwa usia perak adalah masa produktif yang penuh energi untuk menghasilkan karya nyata.
"Usia ini adalah perjalanan panjang penuh tantangan dan pembelajaran. Kini saatnya Desa Tendakinde berdiri tegak dengan keyakinan, menatap masa depan lebih mantap, dan mengukir prestasi demi kesejahteraan masyarakatnya," ungkap Asisten III.
Secara khusus, Pemerintah Kabupaten Nagekeo mendorong Desa Tendakinde untuk mengoptimalkan potensi sektor peternakan. Dengan lahan yang luas, iklim yang mendukung, serta ketersediaan pakan hijau yang melimpah, Desa Tendakinde dinilai sangat potensial menjadi pusat pengembangan ternak sapi, kerbau, kambing, babi, maupun ayam kampung. Sektor ini diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi keluarga di desa tersebut.
Ia juga menegaskan pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, serta kesehatan di Desa Tendakinde. Bupati berpesan agar masyarakat tetap menjaga keutuhan alam dan memperkuat persaudaraan di tengah derasnya perubahan zaman.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua DPRD Nagekeo, Shafar, SE, memberikan apresiasi atas kerja keras masyarakat. Ketua DPRD mengingatkan bahwa posisi strategis Tendakinde sebagai pintu masuk Nagekeo dari arah Kabupaten Ende menuntut kesiapan masyarakat dalam menyambut arus pembangunan.
"Kami di DPRD berkomitmen penuh mendukung pembangunan infrastruktur agar desa ini siap menjadi wajah depan Nagekeo," ujar Shafar.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Tendakinde memaparkan perkembangan desa yang kini dihuni oleh 1.581 jiwa (422 KK). Fasilitas pendidikan pun terus tumbuh dengan adanya 1 SMA, 2 SD, dan 2 TK. Sebagai pusat pemerintahan tingkat kecamatan, ketersediaan fasilitas umum di desa ini juga semakin memadai.
"Kami ingin membangun kekuatan bersama melalui rasa persaudaraan yang kuat dan komitmen merawat alam," ungkap Kepala Desa.
Kemeriahan Pesta Perak ini juga diwarnai dengan Expo Pendidikan Pantura Flores serta berbagai perlombaan kreativitas bagi generasi muda. Acara ditutup dengan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba dan ramah tamah makan siang bersama sebagai wujud syukur atas kerukunan yang telah terjaga selama seperempat abad. (Prokopim)


